Cubadak Dua Koto, Pasaman - Nagari Cubadak Dua Koto, sebuah permata tersembunyi di Kabupaten Pasaman, kembali mencuri perhatian publik dengan gebrakan inovasi pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat lokal. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif terhadap tantangan ekonomi pasca-pandemi, dengan mengedepankan potensi alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Nagari.
Kepala Nagari, dalam sambutannya saat peresmian Balai Pelatihan Vokasi (BPV) pekan lalu, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Nagari Cubadak Dua Koto sebagai model kemandirian. "Fokus utama kita adalah melatih generasi muda dalam keterampilan yang relevan dengan pasar kerja saat ini, mulai dari digital marketing hingga pengolahan hasil bumi," ujar beliau.
Program unggulan yang segera diluncurkan adalah "Petani Digital", sebuah inisiatif yang menghubungkan kelompok tani tradisional dengan teknologi pertanian cerdas. Dengan dukungan penuh dari Perangkat Nagari, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat signifikan dalam kurun waktu satu tahun ke depan, memberikan dampak langsung pada kesejahteraan keluarga petani.
Foto: Kelompok tani Nagari Cubadak Dua Koto dalam sesi pelatihan teknologi.
Pendekatan kolaboratif menjadi kunci sukses dari setiap program. Pihak Nagari aktif menggandeng universitas lokal dan perusahaan swasta untuk memberikan bimbingan teknis dan akses pasar. Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa setiap hasil pelatihan dan produksi memiliki kualitas standar industri dan jalur distribusi yang jelas.
Selain fokus pada ekonomi, Nagari Cubadak Dua Koto juga memprioritaskan pelestarian budaya dan lingkungan. Program reboisasi dan edukasi lingkungan terus digalakkan, seiring dengan upaya pelestarian kesenian tradisional Minangkabau yang diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah Nagari.
Meskipun tantangan infrastruktur masih ada, semangat gotong royong masyarakat Nagari Cubadak Dua Koto patut diacungi jempol. Mereka secara swadaya ikut berpartisipasi dalam perbaikan jalan dan fasilitas umum, menunjukkan rasa kepemilikan yang kuat terhadap kemajuan Nagari.
Cita-cita untuk menjadi Nagari Mandiri bukan sekadar slogan. Dengan fondasi pembangunan yang kuat, dukungan sumber daya manusia yang terlatih, dan kolaborasi yang erat antara pemerintah Nagari dan masyarakat, Cubadak Dua Koto siap bertransformasi menjadi salah satu Nagari percontohan di Sumatera Barat.
Perkembangan selanjutnya dari Nagari ini akan terus dipantau. Diharapkan model pembangunan di Cubadak Dua Koto dapat menginspirasi Nagari-Nagari lain di Pasaman dan seluruh Indonesia.
Silakan klik tautan di bawah ini untuk konten terkait:
Link Embed Video Terkait (Ganti XXXXXX dengan kode YouTube) Artikel Lain: Strategi Ketahanan Pangan Nagari*Tautan akan terbuka di tab baru.
Tinggalkan Komentar Anda